This is the stories of my life, my thought, also my feeling. Sad, desperate, laugh, happiness...everything. I just hope we all can learn something. Enjoy

Tuesday, December 13, 2005

Baca-baca....

Smangat garap TA lagi dititik terendah... Males banget bawaannya. pengen baca deh. Buku Kritik Moral Pembangunan juga dikesampingin dulu deh. Kayaknya malah buku Lynda Weinman yang punya Topan lebih menarik, dan emang berhasil terbaca semua (Pan, kalau lagi baca, makasih banget ya). Untuk bacaan ringan, aku baca ulang beberapa novel. Akhirnya aku memutuskan untuk baca satu buku dan satu novel.

Good and Culture ini buku terjemahan. Ternyata cukup menarik. Belum semua kubaca sih, baru beberapa chapter. Ini buku berisi tulisan beberapa orang, jadi bisa dibaca secara terpisah. Satu hal yang menarik, mengingatkan aku sama percakapan-seumur-hidup aku dengan dia, yang aku coba kontak beberapa waktu lalu. Toleransi. Sebetulnya artikel itu bicara tentang pluralisme. Carson melihat ada 3 jenis pluralisme:
1. Pluralisme bisa mengacu kepada keragaman yang semakin meningkat (di dalam budaya Barat).
2. Walaupun agak kabur, pluralisme bisa mengacu pada toleransi keragaman seperti ini, jadi, dalam penggunaannya, ketika orang berbicara tentang "masyarakat kita yang pluralistik" yang mereka maksudkan bukan hanya bahwa masyarakat kita memiliki keragaman yang begitu lar biasa, tetapi juga bahwa secara umum masyarakat kita bersifat toleran terhadap keragaman tersebut, atau seharusnya bersifat demikian.
3. Tetapi pluralisme sering pula mengacu kepada suatu pendirian filosofis. Pendirian ini menegaskan bahwa toleransi merupakan mandat, karena tak ada gelombang di laut keragaman yang memiliki hak untuk mendahului semua gelombang lain. Di dalam dunia religius, tak ada agama yang berhak menyatakan bahwa hanya dia yang benar sementara yang lainnya alah. Satu-satunya kredo yang mutlak adalah kredo pluralisme (didalam pengertian ketiga ini) sendiri.

Batasan pertama merupakan akibat dari definisi pluralisme kita yang ketiga. Orang-orang yang yakin dengan proposal bahwa semua wawasan adalah sama absahnya, telah meniadakan kemungkinan ada satu atau lebih opini yang memiliki suatu klaim khusus akan kebenaran atau keabsahan. Saat menyanjung keunggulan pikiran terbuka, mereka secara bersamaan menutup keterbukaan pikiran; mereka bersikap dogmatis tenang pluralisme dalam pengertian ketiga dan dengan demikian, mengeyahkan pluralisme dalam pengertian kedua.
Ini yang menarik. Apakah toleransi kemudian harus diartikan sebatas kita menerima perbedaan itu, atau malah mengagung-agungkan perbedaan. Apakah betul kita bisa menerima perbedaan? Seberapa tidak menghakiminyakah kita?
Kebiasaanku itu, membaca beberapa buku bersamaan. Biasalah, satu untuk dibawa-bawa kemana-mana, persiapan nunggu di tempat parkir, nunggu orang dan lain lain, biasanya ini nih bacaan gak mikir, itu istilah aku, bacaan lain ada bacaan di tempat tidur, ada bacaan di urusan kuliah, ada bacaan urusan pengen tau aja, ada bacaan untuk nemenin aku makan. Hehe....


Nah untuk bacaan santai hari ini, aku memilih Birthday Girl. Gak perlu mikir, dan gak butuh waktu lama. Konon sih buku ini cukup "lucu". Pas aku baca, buku ini sebetulnya tidak terlalu pas deh kalo musti dikategorikan sebagai lucu. Cukup menyentuh tapi rada kedodoran juga sih. Cukup seru, karena plotnya seperti plot film Love Actually. Jadi tiap bab kayak bicara tentang orang lain, tapi kemudian satu sama lain terkait. Ceritanya, jelas tentang perempuan yang berulang taun. Dari yang berulang tahun ke 10 tahun sampai ke 60 taun. Hmm, ulang tahunku sendiri masih lama, tapi aku tahu, bulan depan itu, banyak banget teman-temanku yang berulang tahun. Ada orang-orang yang terbiasa merayakannya, ada yang bahkan tidak menganggap itu sebagai satu hari istimewa. Gimana dengan kamu?

Buku yang pertama belum selesai sih, tapi buku kedua langsung selesai dalam beberapa waktu. Itu pun dibaca sambil nonton film. Hihihi. Berarti musti cari buku santai lagi nih, buat nemenin nyelesain buku pertama. Huaaa... gak sabar nunggu Harry Potter 6 !!!!!

0 Comments:

Post a Comment

<< Home