This is the stories of my life, my thought, also my feeling. Sad, desperate, laugh, happiness...everything. I just hope we all can learn something. Enjoy

Friday, December 02, 2005

Berkenalan...........

Berkenalan dengan orang baru selalu menyenangkan buat aku. Rasanya mendapat kesempatan mengenal orang baru selalu menarik. Makanya, aku selalu bersemangat masuk kelas baru di sekolah jaman SD sampai kuliah. Biasanya aku mencoba membayangkan orang-orang yang akan aku temui. Ketika harus sekolah di tempat baru, dikota baru, justru aku menghindari informasi awal tentang orang-orang yang akan menjadi temen kuliahku.

Untuk aku, unsur ketidaktahuan itu menarik sekali. Membuat aku mereka-reka wujud (cie cie) orang tersebut. Aku juga merasa, berkenalan dengan orang baru itu seperti diberi kesempatan untuk jadi kertas baru yang masih polos untuk ditulisi, digambari, dicoret-coret oleh aku dan orang baru itu bersama-sama. Apalagi untuk kasus terakhir yang aku tulis, sebagian besar adalah orang-orang yang tidak mengenal orang-orang yang aku kenal di kampung halaman (lupakan dulu teori six degree deh), dan bahkan tidak mengenal Indonesia, negaraku. Asik tidak asik deh, soalnya kalau di Kediri, Malang ato Bandung nih, biasanya biarpun ketemu orang baru, biasanya ternyata temennya temanlah, adiknya temenlah, pokoknya semakin membuktikan teori six degree, dan dengan demikian aib-aibku jelas tidak bisa ditutupi dulu kan. Kekekek (Duh, Mbak Mel, Duh Band Irul...)

Terkadang, pada waktu kita berkenalan dengan orang lain, kita punya kesempatan untuk dapat "kisi-kisi" tentang orang itu. Pernah, kan, diterima di kerjaan baru, dan sibuk cari informasi tentang orang-orang di kantor itu, dan terutama informasi tentang calon bos baru? Contoh lain kalau kamu mau ambil kelas les bahasa biasanya suka cari tahu tentang guru yang bakal mengajar juga, kan. Apalagi kalau urusan "gebetan", ini sih gak ada duanya untuk mengorek informasi. Blum lagi pas jaman sekolah tuh, kalo dah ada temen yang lagi naksir2an en kebetulan beda kelas atau jurusan, pasti ikut sibuk bantuin cari jadwal kuliahnya dia, kemudian disusul cari kesukaannya, ketidaksukaannya dan seterusnya dan seterusnya. Rasanya, orang kalau lagi jatuh cinta punya bakat jadi intel nomor satu, deh... (Hi hi hi ya Me...)

Herannya, aku suka merasa, terkadang informasi yang diberikan itu kok tidak berhubungan dengan orang yang ingin kita cari informasinya (aduh, kalau ada editor, ini kalimat pasti sudah dibabat). Informasi yang gak perlu. Wah, ini nih, si jeprut, bapaknya itu bos perusahaan keren itu, si jeprutnya sendiri sekarang udah jadi manajer para orang, rumahnya itu di kompleks impian, ibunya itu orang yang sangat sosial saking seringnya bersosialisasi di tempat tempat yang gemerlap dan seterusnya dan seterusnya. Haaaa...terus apa hubungannya? Kalau aku, lebih ingin tahu, terus si jeprut sukanya apa, tidak sukanya apa, kalau lagi bosen suka ngapain, kalau makan suka makan dimana, kalau baca buku milih buku apa dan seterusnya. Aku lebih memilih apa yang ada di dalam otak atau hati si jeprut. Soalnya aku sungguh-sungguh tidak melihat hubungan antara seluruh informasi a la majalah dan koran gosip itu dengan sosok si jeprut, selain sebagai bonus tambahan. Maaf-maaf saja deh.

Heran juga ya, kalau aku mau dikenalkan orang, kira-kira seperti apa ya? Oh, si Dina ya? Orangnya itu.....cerewet banget. Hahahaha. Gak apa apa, itu kenyataan sih.

0 Comments:

Post a Comment

<< Home