This is the stories of my life, my thought, also my feeling. Sad, desperate, laugh, happiness...everything. I just hope we all can learn something. Enjoy

Friday, December 30, 2005

BOOKS....

The last book I bought:
-Contact, Carl Sagan, beli dah 3 minggu lalu. Harga diskon cuci gudang!! Gua udah pernah baca versi terjemahannya tapi gua pinjemin ke temen (siapa ya..? lupa gua..) dan sampe sekarang belum kembali.
-Demokrasi Keintiman, Seksualitas di Era Global, beli dikantor LBH Apik, yang nulis direkturnya sekarang, seorang aktivis perempuan, Ratna Batara Munti. Buku ini menarik, tentang perubahan pemahaman terhadap seksualitas dalam konteks globalisasi, dimana orang mulai keluar dari tradisi-tradisi lama dan masuk ke masa post-dogmatik seksualitas yang lebih ekspresif (halah, ruwet banget!!).
-One Hundred Years Of Solitude, Gabriel Garcia Marques, beli 4 hari lalu. Gua beli buku ini mengingatkan gua sama Sofwan, dia pernah cerita tentang buku ini dan katanya buku ini bagus. En blum kbaca juga hi hi hi…

Book reading right now:
-Reading Lolita in Tehran, ni buku gua bawa-bawa kemana-mana, sampe lecek, belum tamat juga.
-Democratizing Development, The Role of Voluntary Organization, John Clark, ini dibekelin Ade Pinky untuk membantu gua memahami konteks dimana gua kerja sekarang. Pas banget.
-Essential Ethnographic Method, Schensul, Schensul and Le Compte. Ni buku baru dapet ngopi gratisan dari Bang Tio, si cowok Anthro-FreaK….

Books that mean a lot to me:
-Seri: Lima Sekawan, Malory Towers, St Claire - Enid Blyton. Plus seri-nya Agatha Christie. Terlepas dari ada yang terasa udah agak garing, yang pasti buku-buku itu membentuk aku banget.
-Living, Loving and Learning, Leo Buscaglia Ph.D. Ini buku pedoman gua, banyak mempengaruhi dan membentuk karakter gua sekarang. Bahwa hidup itu adalah proses belajar yang gak pernah brenti, hidup brarti dicintai dan mencintai…
-The Other Side of Silence, by Urvashi Butalia. Ini buku hasil riset dgn metoda sejarah lisan, tentang kisah-kisah kesaksian pelaku sejarah dalam proses pemisahan Pakistan dari India karena pertentangan politik dan agama. Buku ini bercerita tentang sebuah proses sosial politik yang dahsyat, tentang bagaimana orang-orang muslim di India harus pindah ke Pakistan dan orang-orang Hindu yang ada di Pakistan harus pindah ke India, bagaimana keluarga harus terpisah dari kerabat, tetangga dan sahabat menjadi musuh karena perbedaan sentimen agama, dan ini membekas dalam di benak gua, sampe gua mimpi berada dalam situasi saat itu dan harus menyelamatkan seorang gadis kecil yang sedang dikejar oleh seorang laki-laki dari kaum sikh. Anak kecil tadi tercecer dari keluarganya yang berasal dari golongan muslim yang harus pindah ke Pakistan, karena bila tidak mereka harus pindah agama. Gua berlari dengan anak tadi menyusuri lorong-lorong kumuh diantara rumah-rumah penduduk, situasi saat itu chaos, saling bunuh, culik dan saling perkosa terjadi dengan nyata. Nightmare banget deh. Segitunya yak..?
-The Little Prince, Exupery, Buku ini inspiring banget, gua sampe punya 2 versi dari tahun dan penerbitan yang berbeda, satu dalam versi B. Inggris, hadiah dari Chang Nai Rui, cina singapur kesasar….
-The Bridges of Madison County. Robert James Waller. Pertama baca dikomporin Si Nina, heuheu..dia sukses meracuni gua sampe gua obsessed sama tokohnya yang bernama Robert Kincaid, seorang fotografer dari Bellingham, yang traveling kemana-mana dengan "Harry"-nya. Sekarang gua punya dalam dua versi bahasa. Buku ini juga inspiring banget, tentang “extra marital true love”, yang indah dan touchy banget, gua sampe nangis bacanya. Dan gua merasa tidak sendirian dengan “kecengengan” gua ketika gua ketemu si Adek Pinky yang somehow gua rasa dia mengapresiasi buku itu dengan cara yang sama dengan Nina ketika dia mulai ngomporin gua. Sampe gua ketularan suka ngomporin orang untuk baca buku ini, salah satu korban gua ya si Dinda itu, hahaha….
-The English Patient, Minghela, karena gua nonton filmnya sampe lima kali!. Ini juga tentang extra-marital true love, tentang perselingkuhan dan forbidden love yang indah dan mengharukan. There is no boundaries in love, dan gua setuju.
- Contact, Carl Sagan, Ada satu kalimat yang gua suka di buku itu yang dipakai Eli (tokoh utama di buku ini) waktu harus mutusin cowok-cowoknya: Ada banyak episode indah yang bisa dikenang, yang lebih indah dari keseluruhan kisahnya. Kalian bisa pake tuh kalimat saat mutusin pergi dari cowok-cewek yang nggak seberapa ituh heuheuheu…
-Globalization and Its Discontent - Josepf E Stiglitz (Pas lagi cinta2nya ama ekonomi internas)
-Marketing Asian Places – Kotler (Pas sok2-an jadi ekonom hi hi hi)

0 Comments:

Post a Comment

<< Home