This is the stories of my life, my thought, also my feeling. Sad, desperate, laugh, happiness...everything. I just hope we all can learn something. Enjoy

Tuesday, December 13, 2005

HIGH FIDELITY....

Buku ini aku pinjam karena masuk kategori buku “tidak mikir”, alias bisa dibaca santai-santai saja. Bayangan aku: chicklit. Bisa jadi tidak tepat karena tokh pengarangnya laki-laki dan ceritanya juga bukan tentang perempuan umur 20-an atau 30-an.

Buku ini tentang laki-laki di pertengahan 30 tahun, tentang laki-laki yang memiliki sejarah dengan beberapa perempuan di belakangnya, tentang laki-laki yang pernah jatuh cinta dan putus cinta, dan tentu saja sebagaimana chicklit, tentang laki-laki yang bergulat juga dengan pekerjaan yang dia lakukan (walaupun porsi terbesar sudah pasti diambil oleh urusan asmara).

Capek! Itu yang aku rasakan waktu baca buku ini. Cape dengan kesinisan Rob melihat hidup, capek dengan pesimistis dia, capek dengan ketidakbisaan dia menerima kenyataan. Kamu mencari yang namanya pecundang berat? Itu dia, Rob! Tapi, hey, aku capek karena aku juga seringkali sangat sinis melihat hidup, sangat pesimistik dan juga sering tidak bisa menerima kenyataan.

Sulit sekali menamatkan buku ini, entah kenapa. Bisa jadi karena begitu banyak hal yang berbeda. Bukan tentang perempuan dan bukan oleh perempuan. Mirip dengan buku John O’Farell yang berjudul The Best A Man Can Get. Tentang laki-laki. Apa ini juga yang dirasakan laki-laki kalau harus baca chicklit ya?

Akhirnya buku ini bisa diselesaikan dalam sehari. Phhff. Gak begitu besar keinginan untuk membaca ulang buku ini.

Satu hal, duh, ternyata laki atau perempuan, sama aja ya, hancur hati kalau putus cinta. Kekekekekek…pembenaran….cari balad yeuh!

0 Comments:

Post a Comment

<< Home