This is the stories of my life, my thought, also my feeling. Sad, desperate, laugh, happiness...everything. I just hope we all can learn something. Enjoy

Friday, December 02, 2005

Idola Baruku..........

Aku sering melihat dirinya. Entah itu di TV, melalui berita koran, dari foto-foto yang dijepret Arif untuk newsletter BRR, atau juga pernah berada dalam satu pesawat kmaren dengannya. Kesan yang aku tangkap dari semua image tentang dirinya bisa digambarkan dalam satu kalimat yang bisa kukatakan dengan penuh keyakinan: Ia seorang pekerja keras.

Mungkin Jusuf Kalla ada benarnya. Ia pernah bilang sambil bercanda bahwa tips untuk menjadi presiden atau wakil presiden adalah: selalu kenakan kemeja polos berlengan pendek saat kampanye, karena itu menunjukkan bahwa anda adalah pekerja keras.

Tapi, bukan sekedar kemeja lengan pendek - atau kemeja yang lengannya digulung menjadi pendek - itu yang membuat seorang Kuntoro Mangkusoebroto, pimpinan BRR itu, istimewa dimataku.

“Selama masih ada orang yang tinggal di barak, pasti akan selalu ada orang yang berkata bahwa rekonstruksi di Aceh berjalan lambat. Saya terima itu,” katanya sambil mengulum senyum. Tapi, enam ribu rumah telah terbangun sejak 4 bulan lalu BRR terbentuk. Dan ribuan rumah sedang dalam proses pembangunan saat ini.

“Itu memang belum cukup untuk setengah juta penduduk. Tapi saya tidak khawatir. Karena kami bekerja keras,” katanya. Dan aku tersenyum bangga karena ternyata ada orang Indonesia seperti dia. Ia realistis. Ia tidak berusaha membuat orang lain terkagum-kagum dengan sepak terjangnya. Ia tidak membuat ‘make-up’ yang hanya cantik di permukaan untuk aceh. Aku yakin, kerja kerasnya akan terlihat tidak lama lagi.

Ia punya kharisma. Ia sederhana. Ia realistis. Ia rendah hati. Ia tulus.

Ya… ia adalah orang yang tulus. Ketulusan bisa terlihat jelas dari tatapan matanya kearahku. Ada kehangatan seorang pengayom terpancar dari balik kacamata plus-minusnya. Ada kebijaksanaan terpancar dari senyum lembut dan keramahannya. Semuanya tulus, tidak dibuat-buat seperti layaknya banyak pejabat.

Seorang Kuntoro juga adalah seorang pemerhati dan pelindung lingkungan. Kabarnya, ia merasa sangat kecolongan saat isu illegal logging untuk perumahan pengungsi mencuat. Sejak ia berjanji akan benar-benar memperhatikan ini, perlahan tapi pasti isu ini menurun. Tampaknya aku ‘terpaksa’ menambah satu hal lagi pada daftar alasan kenapa aku menyukainya: ia teguh memegang janji.

Mudah-mudahan saja semua impresi yang aku tangkap tidak salah, ya. Karena, jalan Aceh untuk membangun kembali masih teramat panjang. Mudah-mudahan ia tidak kelelahan ditengah jalan.

Pak Kun, nambah satu nih fans-mu! :)

0 Comments:

Post a Comment

<< Home