This is the stories of my life, my thought, also my feeling. Sad, desperate, laugh, happiness...everything. I just hope we all can learn something. Enjoy

Friday, December 30, 2005

Punya Anak?? Merepotkan..??

Betapa tidak? First, kamu harus hamil. Selama sembilan bulan saja!!! ‘Bertarung’ dengan hormone yang gak jelas, muntah-muntah, marah-marah, ngidam dll. Belum lagi menderita sakit pinggang saat perut makin membuncit. Atau tidur gak nyenyak karena posisinya harus bener. Atau terkaget-kaget saat anaknya nendang-nendang.

Second, pas delivering baby. Aaaahhh… kebayang aja sakitnya. Dan nyawa, jadi taruhannya. Belum lagi kalo terjadi apa-apa dengan anaknya. Kelilit usus lah. Anaknya gak keluar-keluar sehingga mesti di vacuum lah. Atau hal-hal teknis lainnya.

Third, harus menjaga bayi sepanjang hari tidak berhenti. Anak kebangun tengah malem, harus ikut bangun dan di-susu-in (kan itu geliii… hihihi). Atau anaknya pupup, eewww… harus dibersihin.

Segala keseraman dan kerepotan itu sih masih teknis-teknis aja. Belum lagi hal-hal prinsip untuk membesarkan anak. Gimana cara ‘mengisi’ kepalanya dengan pengetahuan. Terus, gimana cara mendidiknya supaya si anak punya attitude yang baik, supaya tidak manja dan cerdas. Masukin sekolah yang seperti apa. Mainan apa yang harus dibelikan. Kegiatan macam apa yang diikutkan.

Dan semua itu berlanjut sampai anaknya gede. Dan kemudian belum tentu lagi anaknya jadi baik dan berguna. Belum lagi sakit hatinya kalo anak-nya nakal dan durhaka.

Adooohhh… repotrepotrepot aja judulnya!

Tapi…

Kenapa ada banyak perempuan yang rela menjalankan semua itu dengan tetap tersenyum. Bahagia malah. Waduh! Bingung kan? Kenapa ya kira-kira? Apakah karena proses membuatnya yang menyenangkan? (kikikiki… *omesnya lagi kambuh!*) Atau ada alasan lain?

Aku tanya dua teman yang sudah menikah (saya penganut kualititif dan bukan kuantitatif, heheh!). Dan inilah jawabannya.

Keke :
"Karena hidup akan lebih lengkap. Lebih punya tujuan. Punya makna. Karena ada anak-anak yang mengharapkan kita. Kalo aku gimana-mana, aku inget, eh… ada Uya (nama anaknya) yang butuh perhatianku. Ketimbang sendiri, yaa… mau ngapain juga terserah, jadi hidupnya gak terarah. Rasanya gak ada tujuan."

Lany:
"Punya anak karena lucu! Bisa dimainin! Tapi, sebenernya hidup itu jadi punya tujuan. Sebagai pemicu (melakukan banyak hal) bisa, (jadi) temen bisa. Sebagai semuanya. Aku menikah memang karena mau punya anak. Emangnya kerja itu buat apa sih? Ya buat anak! Dengan punya anak, aku juga bisa menyaksikan kebesaran Tuhan. Bagaimana saat janin itu tumbuh, tanggung jawab yang inheren dengan itu, deg-deg plasnya. Subhanallah banget. Dan itu semua ternyata tak repot afterall. Karena aku menikmati. Ehmm... kalo masalah proses, itu bonusnya!!! heheheh… Inseminasi sih bisa, tapi kan gak dapet bonus! Wawakwakwk…"

Hmmm… Mungkin setiap orang punya alasan pribadi, tapi ‘tujuan hidup’ menjadi benang merah dari dua jawaban itu.


… tujuan hidup… hmm...

Aku tidak pernah bertanya kepada mama kenapa dia memilih punya anak (Tiga biji pula!) Tapi, sepertinya kalaupun ditanya, itu cuma akan menjadi sebuah pertanyaan retorika saja.

Karena, dari setiap kata-kata yang keluar dari mulutnya saat menceritakan aku dan dua saudaraku kepada orang lain, aku bisa melihat betapa bangganya dia. Dari kerja kerasnya melakukan banyak hal, aku tau ia melakukannya agar kami bisa sekolah dan hidup dengan lebih baik. Dari kecerewetannya, ia berusaha menjadikan kami anak-anak yang punya tanggung jawab.

Lagipula, ia pernah berkata, bahwa ia akan melakukan apa saja, APA SAJA, agar ketiga anaknya bisa menjadi seseorang yang berguna. Dan kami lah – anak-anaknya – yang memberikan warna pada setiap harinya. Yang membuat ia tetap tersenyum saat bangun pagi (dan juga menambah jumlah kriput dan uban dikepalanya ha ha ha…)

Selamat Hari Ibu ya Ma! I love you always! Terimakasih karena sudah repot dan melalui berbagai hal diatas (heheh) untuk membesarkan anak perempuan yang suka bikin degdegan ini…

Selamat hari ibu juga untuk semua sahabat dan semua perempuan yang sangat luar biasa by simply being a mom. You are wonderful in every way!

Love,
d.

0 Comments:

Post a Comment

<< Home