This is the stories of my life, my thought, also my feeling. Sad, desperate, laugh, happiness...everything. I just hope we all can learn something. Enjoy

Tuesday, December 13, 2005

Putus???

Apa sih putus itu?
Aku tidak berhasil menemukan Kamus Besar Bahasa Indonesiaku, tapi gak apa apa.

Tali bisa putus. Biasanya memang pada putus lebih pas buat tali yang putus. Tali layangan, tali jemuran, tali pengikat suatu kotak. Tali apapun. Tali itu awalnya hanya terdiri dari satu potong, satu bagian, yang kemudian jadi dua atau lebih. Bisa putus karena memang dipotong pakai pisau atau karena kualitas tali yang tidak begitu baik dan dipaksa untuk menopang sesuatu yang berat, misalnya tali jemuran tadi.

Tapi ternyata kata putus itu gak cuman untuk benda mati seperti itu. Manusia juga mengenal satu bentuk hubungan yang kemudian dikategorikan sebagai putus. Putus pacaran, adalah salah satu yang kata aku paling populer.

Kadang aku pikir, kalau dikaitkan dengan tali yang memang merupakan satu bagian sebelum putus, bagaimana dengan putus pacaran ya? Berarti sebelum putus, hubungan itu adalah satu. Iya gak sih? Soalnya kalau pacaran, dua kepala, gak kebayang juga hubungan itu bener bener merupakan satu hubungan, yang pasti hubungan pacaran bukannya menggabungkan dua orang jadi satu, kan.

Berarti, kalau tidak pernah jadi satu, gimana bisa putus ya? Mungkin untuk pacaran, penyebab putus bisa jadi karena yang membuatnya menjadi satu itu tidak begitu kuat. Kalau pacaran, berarti putus bisa karena ada alat tajam yang memotongnya, atau kualitas yang tidak begitu baik sehingga tidak sanggup untuk dipergunakan menopang atau mengikat sesuatu yang terlalu kuat.

Jadi, pada kalau kamu pernah putus pacaran, kira kira penyebabnya adalah adanya alat tajam yang memotongnya atau kualitasnya? Apakah ada pisau yang membuat harus putus atau memang hubungannya tidak cukup kuat?

Apapun itu, putus itu pastilah menyakitkan buat kedua belah pihak!

Aku sendiri tidak tahu, rasanya mengambang....
Apalagi kalo teringat semua peristiwa yang udah dijalani, dalam waktu yang cukup lama untuk sebuah hubungan.....
Sekarang hanya bisa berharap untuk keputusan yang terbaik untukku dan dia.

*Makasih untuk waktu yang kau lalui untukku, untuk kita...*

0 Comments:

Post a Comment

<< Home