This is the stories of my life, my thought, also my feeling. Sad, desperate, laugh, happiness...everything. I just hope we all can learn something. Enjoy

Wednesday, January 04, 2006

FRIENDs.....

Apa arti sahabat buat kalian? What is a friend? Orang Liverpool di Inggris sana sih bilang, a friend in need is a friend indeed. Kalau kata iklan layanan masyarakat bertema kampanye antinarkoba yang billboard-nya terpasang di pertigaan dekat Plaza Senayan, sobat sejati 'gak bikin elo celaka.

Gw susah mendefinisikan sahabat itu apa. Soalnya kadang gw tak bisa membedakan antara sahabat dan teman. Gw menganggap semua kawan itu ya sahabat, begitu pula sebaliknya. Semua sahabat itu teman juga.

Yang jelas, gw (konon katanya) jenis orang yang kebetulan gampang mendapatkan teman. Pertemanan gw tak tergantung waktu. Ada yang baru gw kenal, ada yang sudah bertahun-tahun saling kenal.

Pertemanan gw juga tak memandang jenis kelamin. Bisa dengan laki-laki, bisa pula perempuan. Tak ada batas-batas suku, agama, ras, atau golongan dalam pertemanan. Teman bisa orang Sunda, Jawa, Tionghoa, Arab, Islam, Katolik, Hindu, Budha, Kejawen, Muhammadiyah atau Nahdlatul Ulama.


Saya menemukan banyak teman dalam berbagai kesempatan. Resmi maupun tak resmi. Biasanya, kami jadi berteman karena punya kecocokan dalam satu atau dua hal. Kadang pula karena punya banyak kesamaan dalam beberapa hal sekaligus.

Terus terang, gw punya cukup banyak teman sepanjang hidup ini. Tapi seperti kata embah, “ada saat bersua, ada saat berpisah…”

Ini memang bukan perpisahan gw yang pertama dengan seorang teman, dan gw percaya kelak akan ada banyak lagi teman yang pergi. Gw bahkan sudah lupa jumlah teman yang sudah lama pergi dan belum datang lagi sejak terakhir bertemu.

Hanya saja, gw selalu merasa ada yang hilang setiap kali ada teman yang mengucap perpisahan. Mungkin karena itu pula gw kadang sengaja tak mau mendengar pesan dan kata2 ‘terakhir’ itu, karena sesungguhnya tak mau berpisah [cieeeh, udah mirip syair lagu cinta Rinto Harahap aja].

Gw tak tahu apa yang akan terjadi kelak bila kami bertemu kembali. Masihkah kami akan tetap berteman? Tak adakah yang berubah setelah jarak memisahkan kami? Terus terang tak tahu. Gw cuman ngerasa, sekali dia menjadi teman, sampai kapan pun dia tetap akan menjadi seorang teman. That's what friends are for….

0 Comments:

Post a Comment

<< Home