This is the stories of my life, my thought, also my feeling. Sad, desperate, laugh, happiness...everything. I just hope we all can learn something. Enjoy

Wednesday, January 04, 2006

PARTYGOERS....

Pesta itu, beda pencetus dan pelaksana, pasti beda jenis.
Pesta biasanya berarti ada yang punya hajat dan terutama ada makan dan minum gratisan. Mau dimasak oleh yang punya hajat atau mau makan direstoran, apapun selama itu gratis.
Beberapa waktu lampau, aku mulai kenal pesta lain. Dulu, kami semua menyebutnya potluck party, taulah, bagaimana pesta itu diadakan. Pesta dibuat lebih sering tanpa pemicu apa-apa. Kadang, hanya karena kami semua bosan (atau menyerah pada tugas tugas yang menggila), maka kami membuat pesta.
Masih ingat, beberapa teman sekampung kecele berat. Soalnya mereka datang dengan perut kosong dan tepat waktu (padahal katanya terkenal ama jam karet, tapi urusan perut mah gak ketinggalan deh), berharap bisa makan malam gratisan, padahal, yang ada hanya cemilan ringan gak jelas en minuman yang paling banter softdrink…

Enaknya, pesta itu gak perlu repot. Tidak perlu repot masak ini itu. Tidak perlu repot beli ini itu. Tidak perlu repot mendekor ruangan. Cukup sediakan musik dan minuman dan bahkan itupun bisa dilakukan dengan cara bawa masing-masing atau semua urunan untuk beli minum.

Aku memang malas musti sibuk ini itu hanya untuk urusan pesta. Apalagi kalau itu adalah upaya untuk berbagi kebahagiaan, aku selalu berpikir, kenapa tidak dilakukan dengan skala kecil, hangat dan nyaman. Bukan harus dengan makanan super duper berlimpah yang kadang juga berlebihan seperti yang aku kenal disini.!
Herannya, ibuku senang sekali mengadakan acara di rumah. Pesta, bisa disebut seperti itu deh. Dia memang berencana untuk mengadakan pesta (slametan, syukuran dll). Perlengkapan masak dan makan di rumah itu bisa deh buat pesta sampai lebihdari 100 orang loh! Busyet ya. Silahkan bayangkan tumpukan piring dan gelas kotor yang ”hmmmm” bukan penutup acara yang baik dikala kamu punya setumpuk pekerjaan kantor/kuliah yang menunggu diselesaikan malam itu juga.

Mau protes pun sulit, karena ibuku sangat menikmati setiap acara yang dibuatnya. Mau pesen makanan biar praktis pun sulit, karena biasanya para undangan tahu pasti kualitas makanan yang dibuat ibuku dan pasti protes: makanan katering-an itu tidak seenak makanan ibuku. Kalau udah gitu, ya jadilah pesta kecil dirumah, dan semua pasti terseret untuk terlibuat.

Capek? Banget! Kadang kangen juga terhadap pesta kecil dengan mengundang beberapa teman dekat dimana masing2 bawa makanan, sambil ngobrol ngalor ngidul. Tidak membuat energi terkuras, malah sangat menyenangkan. Setelah pesta yang ada aku merasa senang dan siap beraktivitas lagi keesokan harinya...

*Missing POTLUCK PARTY.....*

0 Comments:

Post a Comment

<< Home