This is the stories of my life, my thought, also my feeling. Sad, desperate, laugh, happiness...everything. I just hope we all can learn something. Enjoy

Wednesday, January 04, 2006

TEROMPET....

Seorang teman tiba-tiba SMS begini Sabtu pagi, "Di mana ya, nyari terompet tahun baru yang ujungnya belum pernah dicoba sama penjualnya?"

Gw bales. "Wah, ada yang sudah siap-siap menyambut pergantian tahun, nih? Memangnya kenapa dengan terompet yang dijual di pinggir jalan. Kurang higienis? Takut ketularan penyakit penjualnya?"

"Iya," dia menjawab. "Abis, rasanya gimana gitu niup-niup terompet bekas bibir si abang penjual. Iiih ...jijay lageee .... "

Gw bisa ngebayangin ketika melihat dia mengucapkan "jijay" dengan mimik muka seperti orang yang jijik melihat sesuatu.

Susah memang mencari terompet yang belum pernah dicoba pembuatnya. Semua pedagang pasti akan mencoba meniupnya dulu supaya tahu terompetnya berfungsi atau tidak. "Bagaimana dia tahu terompetnya bunyi kalau tak dicoba dulu?" gw balik nanya.

"Maka dari itu, gue nanya tadi," jawab si teman itu sedikit sewot.

"Oke....oke. Coba cari yang buatan pabrik dan dijual di toko khusus. Cari yang masih dibungkus. Mungkin ada," gw nyoba ngsih saran. Tapi dalam hati, bertanya-tanya, emang ada gitu?

Gw jg kasih usul lain. Begini saja, daripada pusing mending tetap beli yang di pinggir jalan. Tapi jangan beli terompet yang sudah jadi. Cari yang setengah jadi, terus suruh si abang penjualnya merakit sebentar. Nah, setelah selesai dirakit, penjualnya jangan boleh nyoba dulu. Biar kamu saja yang mencobanya sendiri. Ditanggung higienis deh.

"Wah, boleh juga tuh idenya." Dia tersenyum. "Oke deh, thanks ya!"

Dalam hati saya bertanya-tanya, sampai segitunya dia menyiapkan acara tahun baru. Urusan terompet buat memeriahkan pergantian tahun saja dipikirin. Kayak nggak ada kerjaan saja.

Bayangkan, betapa repotnya dia menyiapkan pernak-pernik lainnya untuk menyambut tahun baru. Gw jadi penasaran, dia mau ngapain ya, pesta di mana, sama siapa, terus bajunya apa ya? Jangan-jangan dia mau naik mobil keliling kota sampai subuh bersama kawan-kawannya.

Seperti tahun-tahun kemarin, gw gak punya cara khusus menyambut pergantian tahun. Gw ngerasa pergantian tahun bukan sesuatu yang sangat penting sampai harus bikin acara khusus. Toh dia datang setiap tahun. Seperti musim duren yang muncul rutin minimal setahun sekali. Artinya, tak ada yang istimewa.

0 Comments:

Post a Comment

<< Home