This is the stories of my life, my thought, also my feeling. Sad, desperate, laugh, happiness...everything. I just hope we all can learn something. Enjoy

Tuesday, February 14, 2006

Surata, Suratan Hidup 2

Surat. Suratan. Suratan Hidup (2)

Untuk Mas Edy Can, Mbak Dian dan si kecil Pranarya Raputra
“Bagiku, setiap pagi adalah keajaiban. Karena aku bisa hidup satu hari lagi.”
-Mattie Stepanek-


Adakah kita mengenal apa arti hidup, selagi kita masih hidup? Seorang Mattie Stepanek mengingatkan itu kepadaku.

Mattie, seorang anak laki-laki yang usia hidupnya bahkan tak genap 14 tahun. Sejak lahir, ia bergumul dengan waktu. Ia lahir dengan membawa dysautonomic mitochondrial myopathy. Sebuah penyakit yang diturunkan oleh ibunya – yang tak pernah tau bahwa ia adalah carrier penyakit itu. Ibunya bahkan harus menyaksikan dua kakak Mattie lebih dulu ‘pergi’ akibat penyakit yang sama, sebelum akhirnya merelakan Mattie tertidur panjang dipangkuannya.

Jika kau pernah melihat rekaman acara Oprah Winfrey, atau Larry King Live, atau Good Morning America, atau Primetime, atau The Today Show, atau entah apalagi, maka kau akan segera jatuh cinta kepada lelaki kecil yang matanya selalu bersinar ini. Senyumnya hangat dan tawanya renyah, meski ia harus selalu duduk di kursi roda dan mengenakan selang pernapasan di lehernya yang terhubung dengan ventilator, mesin yang ‘bernapas’ untuknya. Ia juga mesti membawa extra-oksigen dan jantungnya terhubung dengan selang untuk memasukkan obat agar bisa memproduksi darah dan berbagai macam alat lain.

Tak hanya itu. Semangat hidup anak yang sangat menyukai dinas pemadam kebakaran kotanya ini terpancar kuat. Ia menuliskan lima buku. Tidak satu, tidak dua tapi LIMA buku, dengan judul ‘Heartsong’. Nyanyian hati. Itu adalah kumpulan puisinya. Puisi yang mulai dia tulis sejak umur tiga tahun dan dijadikan kompilasi saat ia berumur lima tahun. ia menuliskan tentang banyak hal. Tentang hidup. Tentang alam. Tentang cinta. Tentang harapan. Tentang kedamaian.

"People tell me I inspire them. And that inspires me. It's a beautiful circle, and we all go around together, with and for each other” Kata Mattie.

Dan semoga Mas Edy Can, Mbak Dian dan si kecil Pranarya Raputra bisa terus bertahan dengan doa-doa, harapan, dan cinta setiap orang yang berada didekat mereka, dan di dekat hati mereka.

0 Comments:

Post a Comment

<< Home