This is the stories of my life, my thought, also my feeling. Sad, desperate, laugh, happiness...everything. I just hope we all can learn something. Enjoy

Tuesday, August 08, 2006

DIAM



Fasisme belum hilang dari muka bumi. Masih ada benih-benih Musollini dan Hitler di dunia modern saat ini.
Masih terdapat ras yang menganggap ras lain lebih rendah sementara ras dirinya lebih mulia. Lebih tinggi.

Fasisme ini dianut secara fanatik oleh Zionis. Zionis ini yang merampas tanah hak dan kemerdekaan bangsa bebas. Bangsa merdeka yang mereka anggap lebih rendah dari anjing sekalipun sehingga berhak mereka ambil paksa hak dan kemerdekaanya.

Zionis fasis arogan yang telah merampas kehormatan suatu bangsa, memperkosa wanitanya, membunuh ayah para bangsa dan membunuh bayi-bayi malang tak berdosa. Bangsa teraniaya yang dengan penuh keberanian melawan Zionis dengan gigih. Bangsa ini bernama Palestina yang berhak berdiam diri merdeka atas tanah suci ketiga agama samawi.

Zionis fasis ini jadi sombong karena seorang budak mereka yang adidaya di dunia ini turut mendukung invasi mereka, membentuk suatu aliansi jahat. Budak zionis ini juga telah membuat kerusakan di Irak yang menewaskan banyak orang tak berdosa, merampas kemerdekaannya.

Sekarang Zionis fasis ini kembali beraksi menginvasi negara sekitarnya. Libanon jadi saksi kebiadaban mereka. Hingga tulisan ini dicatat, 60 orang sipil tewas dan ratusan lain terluka parah. Exodus besar-besaran warga Libanon terjadi. Jalur udara Libanon terputus total.

Budak zionis ini kembali mendukung dengan berkata. Zionis berhak membela diri. Cih ! Membela diri dari siapa ? 60 orang penduduk sipil yang tak bersenjata ? Yang telah mereka bunuh dengan altileri dan bom dari pesawat ?

Dunia mengutuk.

Sekedar mengutuk tanpa berani bertindak apa-apa.

Lutut dunia lemas karena dibalik Zionis fasis ini ada budak mereka yang berkuasa, yang jadi adidaya tunggal setelah beruang merah tumbang.

Tangan dunia terbelenggu tanpa mampu berbuat apa-apa. Hanya mengutuk, meludah dan membakar bendera.

Andai dunia punya nyali, seperti diperlihatkan oleh Iran dan Suriah yang aktif mendukung gerakan perlawanan di Palestine, mungkin Zionis fasis dan budaknya akan berpikir dua kali.

Andai negara-negara itu berani memboikot Zionis dan budaknya....dari minyak dan sumber alam lain yang mereka butuhkan...

Tapi apa ?

Dunia tidak punya nyali bergerak. Melawan.
Dunia terbungkam.

Palestine adalah tanah milik dunia dan zionis telah merobek-robeknya sementara kalian hanya diam.

Sekarang mereka menginvasi Libanon dan kalian, para warga dunia, hanya kembali, diam seribu bahasa.

-CoMMEnTs-

Yati said...
gw sedang marah dan jijik. kini, gw makin marah dan jijik setelah baca postingan ini....
ajari aku cara melawan!

2:25 PM

johan said...
kekerasan .. dalam bentuk apapun .. oleh siapapun ... memang mesti dilawan (dengan anti kekerasan tentunya)

Boikot produk termasuk salah satu cara (terutama buat kita masy sipil)... sejauh kita bisa konsisten

9:08 AM

Rianty said...
Emosi dan air mata jatuh menyaksikan kekejaman zionis Israel * terutama pada orang tua dan anak2 yang tidak berdosa* ... At least berikan doa dan dukungan kita untuk orang2 yang tertindas oleh aksi biadabnya Israel..Semoga dunia segera berhenti hanya menjadi penonton dan komentator "film perang" ini!
What a great site, how do you build such a cool site, its excellent.