This is the stories of my life, my thought, also my feeling. Sad, desperate, laugh, happiness...everything. I just hope we all can learn something. Enjoy

Saturday, September 23, 2006

Meng-EXPOSE ke-CACATAN?



Saya baru menyadari kekuatan iklan Sampoerna A Mild ini saat di Sby. Mulanya, ketika melihat boks neon pertama, saya heran: kok hitam putih? Pada boks neon berikutnya jelas sekali pesannya.

Tapi siapa peduli? Tetap saja para penyerobot tak mau tahu. Bahkan tanpa malu seorang pengendara Toyota Harrier menyerobot.

Ketika pengatur jalan (satpamwan, bukan polisi) menegur, dia malah menghardik dengan alasan terburu. Untunglah kaum terserobot kompak, dan berteriak, “Jangan dikasih jalan, Pak!”

Kembali ke iklan ini. Mulanya lucu, tapi kalau kita endapkan dengan penuh perasaan kok jadi nggak enak ya. Buta warna, sebagai kekurangan manusia, dijadikan olok-olok. Semoga besok mata jereng, bibir sumbing, kaki pincang, dan badan bungkuk berpunuk, tak dijadikan lelucon.

Di luar iklan yang ini, secara umum iklan A Mild memang sinis, satiris, dan lucu — pun cerdas. Ketidakberesan dan kekonyolan sosial dia ledek dalam pelbagai versi.

Hanya satu perkara yang tak pernah diledek oleh A Mild: kaum perokok. Sudah tahu kegiatan mengasap itu membahayakan kesehatan orang lain — artinya asosial — kok malah dia dukung.

Banyak manusia bodoh. Di antara yang terbodoh itu adalah perokok. Nah, di antara perokok bodoh itu ada yang lebih dogol, yakni blogger yang menulis tentang bahaya rokok. Yang baca dan setuju? Nggak bodoh dong.

Photos by : Sekar