This is the stories of my life, my thought, also my feeling. Sad, desperate, laugh, happiness...everything. I just hope we all can learn something. Enjoy

Tuesday, September 12, 2006

Wannabe a Rich Girl..

He he he kan saya itu cita-citaaaa banget jadi orang kaya...makanya skarang tuh suka beli ato pinjem buku selfhelp tentang GIMANA CARANYA JADI ORANG KAYA... hi hi hi... Minggu ini tuh bacanya :

siapa bilang jadi karyawan nggak bisa kaya?



siapa bilang jadi karyawan nggak bisa kaya? ditulis oleh: safir senduk. penerbit: elex media komputindo. isbn: 979-20-7851-7. 121 halaman. dicetak pertama kali desember 2005 kemaren, langsung habis, dicetak kedua kalinya pd bulan yg sama, habis juga. baru akhir agustus kemaren saya nemu buku ini di TogaMas. harga resmi versi gramedianya 22.500 rupiah, tapi di TogaMas kalo nggak salah inget jadi 18.300 rupiah.

pilihan judulnya keren, sangar. nggak kalah sangar dg judul bukunya kafi kurnia: anti marketing, atau jangan mau seumur hidup jadi orang gajian-nya valentino dinsi, atau all marketers are liars-nya seth godin. di dalam, kontennya juga nggak kalah bagus. safir senduk membagi ilmunya dg bahasa yg enak, nggak butuh mikir sampek botak, n empiris (tips2nya bisa diaplikasikan langsung).

di bab pertama, safir menjelaskan rahasia menjadi kaya sebagai seorang karyawan. ide dlm bab ini menantang pendapat robert kiyosaki tentang siapa2 saja yg bisa kaya. dlm bukunya rich dad poor dad, kiyosaki secara implisit mengatakan bahwa yg bisa kaya itu kalo nggak business owner ya investor. mereka yg karyawan ato freelancer nggak akan bisa kaya. tapi dlm buku ini safir berpendapat bahwa karyawan juga bisa kaya. gimana? safir punya 5 kiat untuk itu:

kiat 1: beli dan miliki sebanyak mungkin harta produktif.
apa itu harta produktif? harta produktif adalah harta yg bisa memberikan penghasilan pd pemiliknya, entah pemasukan bulanan atau keuntungan kalo dijual lagi. contohnya antara lain: tabungan yg nggak diambil2, reksadana, koin emas, rumah yg dikontrakkan, komputer yg direntalkan, motor yg diojekkan, dsb. selain itu digolongkan sbg harta konsumtif.

kiat 2: atur pengeluaran anda.
di bagian ini safir menjelaskan bedanya kebutuhan dan keinginan, gimana sorting prioritas, dan mengetahui cara yg baik dlm mengeluarkan uang untuk setiap pos pengeluaran. topik ini sebenernya sudah sering ditulis di banyak buku atau website, sudah banyak juga seminar2nya. jadi sebenernya cerita lama, basbang. tapi ada satu kalimat penting yg perlu diingat:

ketika anda berhemat, berhematlah secara kreatif, bukan menderita.
--safir senduk.


kiat 3: hati-hati dengan utang.
tau nggak apa bedanya ngutang dg nabung? ngutang artinya bersantai2 dahulu, baru merasakan susahnya di belakang. kalo nabung artinya bekerja keras dulu, baru mendapatkan nikmatnya di belakang. fakta: orang indonesia lebih senang ngutang daripada nabung. tapi nggak semua utang itu jelek lho, contoh kasus: edi beli tanah kosong dg cara ngutang ke bank, dicicil selama 5 tahun dg bunga 21%. karena lokasi tanah itu bagus, diperkirakan dlm 5 tahun harga tanah itu bisa naik sampek 36%. pd situasi ini, bolehlah edi beli tanah itu walopun nggak punya uang.

kiat 5: miliki proteksi.
apa yg dimaksud dg proteksi? proteksi disini adalah perlindungan bila terjadi satu resiko pd keluarga. apa yg dilindungi? keuangannya. menurut safir, proteksi bisa didapat dg 3 cara: memiliki asuransi, memiliki dana cadangan, atau memiliki penghasilan lain di luar gaji yg kalo bisa didapat terus menerus.

tapi, materi paling penting dari buku ini ada di bab terakhir: kesimpulan. setelah mengajarkan kiat2 kaya tersebut diatas, pd bab ini safir menyebutkan: 'belajar' dan 'melakukan' adalah 2 hal yg sangat berbeda. banyak orang yg lebih senang belajar, belajar dan belajar, tapi ketika harus melakukan apa yg dipelajari, hmmm...

Financial REVOLUTION



judulnya Financial REVOLUTION, ditulis oleh tung desem waringin tahun 2005 kemaren, penerbitnya gramedia pustaka utama, isbn: 979-22-1612-X, 169 halaman.(Status, minjem lah!! Mahal sih!)

banyak komentar yg mengatakan bahwa buku ini DAHSYAT. hermawan kartajaya bilang: Saya hanya ada satu kata yang tepat untuk Tung dan bukunya ini: REVOLUSIONER!!! andrie wongso bilang: Buku ini berisi resapan dan kristalisasi pikiran para guru terbaik di dunia. Di tangan penulis yang dahsyat ini, bahan-bahan tersebut menjadi semakin hidup dan membakar. Jika Anda membaca buku ini, dampaknya pasti akan LUAR BIASA DAHSYAT!!! ...halah halah halaaahhh kalo mbaca testimoni2 di cover belakang buku ini kok jadi cekikik'an dewe ya? mirip omongan orang2 MLM :p jadi kayak gimana isinya? apa ilmu di dalamnya betulan jempolan ato sekedar bentuk lain dari rich dad poor dad?

buku ini diawali dg pertanyaan: kenapa banyak orang tidak kaya? di bagian ini tung menjelaskan beberapa poin yg menghambat orang untuk jadi kaya. beberapa diantaranya: keyakinan yg salah mengenai kekayaan, anggapan suatu cita2 = mustahil, tidak merasa harus (karena kurang motivasi), tidak punya strategi, dan tidak punya rencana yg realistik, tidak bertindak sesuai rencana, tidak ada proses monitoring, tidak mengelola hidup seperti bisnis (yg harus untung), tidak punya mentor yg baik, dan beberapa poin yg menurut saya penting: mudah menyerah, dan meletakkan tanggung jawab pada orang lain.

di bagian kedua, tung mengatakan bahwa semua orang bisa menjadi kaya. disini dijelaskan cara untuk mengatasi situasi2 negatif di bagian sebelumnya, bagian ini juga memberi harapan pada pembaca bahwa semua orang bisa menjadi kaya, dan untuk mewujudkan harapan itu tung juga memaparkan pola pikir, pola perasaan, n pola tindakan yg bisa ditempuh.

di bagian ini, penjabarannya panjang lebar, total ada 9 bab dengan 21 pokok pikiran (sub bab). wuihh... buanyak! terus terang ya, setelah nutup buku ini 2 hari, saya nggak banyak ingat apa saja 21 pokok pikiran itu, terlalu banyak buat dikumpulkan dalam 1 buku. betul tung ini orang pintar, ilmunya sudah kelas pendekar, bahkan lewat tulisannya saja (tanpa ketemu muka) tung bisa membangkitkan semangat/motivasi pd orang lain. tapi sayang, menurut saya cara tung membagi ilmunya ini nggak seberapa 'kena'. tung mengumpulkan terlalu banyak pikiran dlm 1 buku. coba bandingkan dg bukunya safir senduk: siapa bilang jadi karyawan nggak bisa kaya? disono safir cuman ngasih 5 ide yg perlu diingat n dipraktekkan langsung. nggak terlalu banyak makan memory.

kalo misalnya tung mecah ilmunya jadi 9 buku, mungkin bisa jadi lebih 'enteng' buat pembaca, n mestinya bisa jadi lebih 'berat' nilai royaltinya buat tung. disini tung kemakan omongannya sendiri: tidak menggunakan strategi yg terbukti berhasil. sebaliknya, dalam beberapa tahun ini safir sudah pake strategi jitu untuk membagi ilmunya: dia nulis beberapa buku kecil dg topik2 spesifik, misalnya: bagaimana mewujudkan rumah idaman, bagaimana menyusun program pensiun, siapa bilang jadi karyawan nggak bisa kaya, dsb... dari situ mungkin marginnya nggak seberapa besar, tapi jelas volumenya gede!

eh btw buku ini ditulis dlm bahasa indonesia, lalu kenapa pake judul Financial REVOLUTION ya?

kesimpulan: financial revolution ini setara dg buku2 pembangkit semangat n optimisme seperti yg ditulis oleh dale carnegie, herbert n casson, orison s marden, dorothy vinclor, dan norman vincent peale. kalo kamu memang butuh panjebar semangat ato sumber inspirasi, saya rasa ini buku yg cocok. tapi kalo kamu nyari tulisan yg empiris, aplikatif, mungkin lebih enak beli buku2nya safir senduk saja*.